part 115

1536 Kata

“setelah menertawakanku kau kembali Geval?” Melano masih menunduk sambil memainkan gelas kosong ditangannya, dia masih belum tahu siapa sebenarnya yang berdiri disampingnya. “Aku sudah tidak memiliki perasaan  kepada Airin, aku sudah tidak lagi menginginkannya. Dia istri sahabatku dan dia juga sudah aku anggap seperti adikku sendiri seperti yang aku lakukan kepada Lula, aku sudah menganggapnya sebagai adik. “ “Iya aku tahu. “ Seketika Melano mendongak sambil ternganga terkejut saat melihat wanita dan pria yang kini memandangnya dengan wajah tersenyum. “A—Airin?  Delano? “ seketika wajah Melano memerah, didalam hati dia sangat mengutuk Geval. Andai saja tadi dia tidak berkata sembarangan mungkin wajahnya tidak semalu ini, dengan cepat Melano berdiri dari duduknya. “sepertinya kau su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN