Keluhan Ansel

515 Kata
"Tetapi, Ansel belum tahu kalau kau akan bermalam di sini." Ucap Bunga dengan wajah polos nya. "Kau Tenang saja! jangan pernah berpikir kalau aku akan melakukan apapun, di sini aku hanya berharap kau akan bisa lebih tenang dan jangan pernah menganggap semua itu bisa terjadi kapan pun, sampai disini kau paham? dan juga aku akan menelpon suamimu untuk meminta izin agar aku bisa menjaga kau di rumah." Jelas Jes yang mulai merasa resah pada diri nya sewaktu itu juga. " Ya sudah silakan kamu nelpon suamiku, kalau begitu aku permisi ke kamar dulu dan membereskan ruangan kerja suamiku juga." Ucap Bunga langsung meninggal kan Jes yang berada di ruang tamu itu. Setelah Bunda pergi menuju kamarnya, Jes tidak sengaja melihat ada sosok bayangan hitam yang sedang melintasi ruangan yang tepat di di masuki oleh bunga. Rasa keinginan dia untuk menuju kesana mulai bergetar saat tatapan mata itu semakin kuat. "Ini sudah tidak beres lagi bagaimana caranya aku akan menentukan kan ini semua perasaan aku mulai tidak enak hati, padahal sudah aku katakan kalau dia semakin tidak aman saat ini juga pertahanan itu akan terus berjalan dengan lancar tanpa harus memikirkan satu sama lain." Jes berkata di dalam hati nya yang semakin kacau. Jes langsung meraih ponselnya dan langsung menelpon ansel secara tiba-tiba, entah apa yang di pikirkan nya saat itu hanya ingin memberitahu kepada sahabatnya itu tentang keadaan yang tidak tidak menentu saat ini. "Hallo Ansel! ada yang mau aku bicarakan Apa kau sibuk hari ini? aku tidak tahu lagi harus bagaimana mengatakannya posisinya sekarang istrimu dalam bahaya. bagaimanapun caranya nya apapun yang telah terjadi saat ini, di dalam perjuangan akan pasti bisa membuahkan hasil suka tanpa kusadari. Sampai detik ini pun aku masih ragu Apakah itu benar atau tidak. " Ucap Jes kepada Ansel. Di seberang telepon itu Ansel berusaha untuk tetap tidak mau melakukan apa pun itu, di posisikan kalau semua nya bisa saja berjaalan dengan lancar. Ansel semakin bingung. " Maksudmu apa? aku sampai saat ini masih belum mengerti apa tujuan yang kau katakan titik istriku tidak mengatakan apapun kepada aku sampai aku harus menunggu kabar dia baru aku tahu u. " "Memang dia tidak memberitahumu saat itu ia masih menahan karena kau dalam keadaan sedang bekerja tidak mungkin lagi yang mengganggu kau begitu saja, sekarang begini saja aku berharap tidak ada permasalahan yang akan datang jika kita melakukan yang terbaik juga demi mendapatkan hal yang baru." Ucap Jes yang sudah merasa geram ingin mengatakan nya saat ini juga. " Apakah istri ada di rumah? sepertinya aku anggap dia tidak kenapa-napa Ternyata dia menahan itu semua, Aku tidak menyangka juga kenapa dia harus berdiam begitu tanpa berbicara kepadaku dengan cepat aku akan pulang dan meminta izin agar aku bisa bertemu dan melindungi nya." Ucap Ansel kepada Jes yabg sudah kesal. "Sekarang kau tidak usah marah tanda seru yang terpenting itu Kau Tetap tenang dan Jangan memikirkan apapun tentang hal-hal yang tidak pantas, besok kan kau akan pulang Jadi aku harap kita akan bertemu di rumah dan saling menjaga." Ucap Jes kepada Ansel yang sudah tidak tahu harus bagaimana lagi di hadapi nya.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN