Tiga hari kemudian ... Kegiatan sehari-hari Asha tak jauh berbeda dari sebelum-sebelumnya. Sekarang pun sama, ia tengah menunggu di sekolah si kecil. Tidak sama seperti hari pertama. Asha memilih menunggu di depan kelas saja. Depan kelas anaknya ini langsung menghadap ke lapangan sekolah. Tak kalah asri juga kok. Sebenarnya ada ruang tunggu untuk wali murid. Tetapi Asha tidak mau ke sana. Di sana terlalu banyak orang. Sekolah ini dalam penerimaan siswa baru hanya menerima 50 orang siswa yang ingin belajar dari usia dini. Tidak semua siswa bisa masuk. Sistem di sini, siapa cepat dia dapat. Beruntung bagi Asha, anaknya bisa masuk sekolah ini. Sekolah ini juga membiarkan wali murid menetap untuk sekedar menunggu sampai anaknya pulang atau ingin tahu perkembangan sang anak belajar di dala

