CHAPTER 50

1227 Kata

pWendy sudah mengikuti Pane sejak tadi, tapi belum ada jawaban dari Pane atas pertanyaannya tentang kemah. Padahal kata Pane mereka akan membahasnya setelah makan malam. Tapi ini sudah selesai sholat isya, belum ada tanda-tanda Pane akan membahasnya. Wendy menarik baju kekasihnya itu hingga Pane menoleh padanya. “Gimana yang tadi?” tanya Wendy. “Yang mana?” Raut wajah Wendy langsung berubah datar. Pane membuang napas pelan kemudian meletakkan iPadnya di atas sofa kemudian berikan perhatian sepenuhnya pada sang pacar. “Perginya sama siapa?” “Temen angkatan.” “Pergi semua?” “Harusnya..” Wendy agak ragu memberikan jawaban ini. Memang ada beberapa temannya yang kemungkinan besar tidak akan pergi karena suatu alasan. “Perginya kapan?” “Ujung minggu ini.” Wendy sudah lumayan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN