BAB 38 - Trust me!

2139 Kata

Aku menjemput Ana dan sekalian berpamitan dengan Linda dan nenek. Ana terasa jauh, ia menjaga jaraknya dariku bahkan ekspresinya kelewat dingin, ia menghindari kontak mata dan membuat hatiku mengiris, sisi emosional dalam diriku menjerit, aku masih kalut dengan amarahku karena pria b******k itu dan kini Ana semakin membuat perasaanku memburuk. Saat aku menyentuh bawah punggungnya ia bergerak maju, seolah sentuhan tanganku menyakitinya. Aku akan membiarkannya, kemungkinan ia masih membutuhkan waktu untuk berpikir dan rasa khawatirku terwujud. Ana menjauh dariku, membuat jurang di antara kami. Ia masuk lebih dulu ke dalam mobil setelah memeluk tubuh Linda erat. Biasanya dia akan mengomeliku karena bersikap akrab dengan ibunya tapi kini ia hanya diam saja tanpa komentar apapun, Linda sepertin

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN