Episode 54

2045 Kata

Pria paruh baya yang babak belur ini kini mulai merasa lebih baik. Dia terduduk murung masih termenung dengan apa yang terjadi dan tidak menyangka dirinya masih bisa selamat. Anak laki-laki itu hanya anteng rebahan di kasur klinik terus memainkan bola kehidupan. "Bapak, saya sudah racikan resep obat untuk Bapak minum dengan teratur nantinya saat pulang. Soal biaya, semua sudah mereka tanggung untuk Bapak," ucap Dokter ramah. Pria malang itu hanya menengok lemah lesu ke arahnya. "Terimakasih Dok," jawabnya sangat pelan begitu lemas. Dokter yang mendengar Pria paruh baya ini mau menjawab perkataannya kini tersenyum senang. "Iya Pak, silahkan istirahat saja dulu agar kondisi Bapak cepat pulih," perintah Dokter lelaki berkacamata sangat ramah pada pasiennya. Dia pun mengangguk. Dia hany

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN