Agra pulang dan telah sampai di rumah. Agra sudah terlihat lunglai kelelahan dan ingin cepat-cepat istirahat saja ke kamar. "Malam Bi Sheti," "Eh Tuan, Tuan. Itu udah siap makanannya di meja. Tadi Non Zanna pesan katanya dia udah masakin Tuan Tuna bumbu merah pedas," beritahu Bibi Sheti. Agra langsung ternganga kaget. "Astaga Zanna?" tanyanya dalam hati tak percaya. "Zanna?" Agra mengerutkan alisnya. Bibi Sheti pun mengangguk senang lantaran Bibi Sheti sudah mengira jika mereka memang pacaran sehingga mendukungnya ikut bahagia, bagi Bibi Sheti Zanna adalah wanita yang sepadan untuk Agra. Mereka sama-sama tampan dan cantik begitu sempurna di mata orangtua paruh baya ini. "Iya, dia masakin kamu dengan sepenuh hatinya loh. Hihii," celetuk Bibi Sheti malah malu-malu sendiri menutup mul

