Bagia Dua Puluh Tiga

1375 Kata

Kedai baru. Awalnya hari-hari Karina dan Ilham terasa cukup berat ketika masih harus beradaptasi dengan kedai baru. Namun sekarang, mereka sudah mulai terbiasa, dan bahkan sudah punya trik tersendiri agar pekerjaan terasa lebih ringan. Seperti malan ini, Karina sudah bisa beristirahat dengan tenang di rumah saat suaminya pergi ke masjid. Wanita itu sibuk mengisi formulir-formulir yang beberapa hari ini tergeletak di meja kamar. Tangannya dengan lincah menari di atas lembaran-lembaran berisi pertanyaan. “Assalamu’alaikum.” Ilham pulang saat Karina tengah sibuk menulis. Malam ini, pria itu terlihat penuh karisma dalam balutan pakaian takwa. Koko putih yang dia kenakan, membuat aura wajahnya semakin bersinar. “Wa’alikumussalam warahmatullah. Mas udah pulang?”    “Salam-salam dari tadi

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN