30. Keanehan Yang Aku Abaikan

1637 Kata

“Kita kumpul semua di SMS” seruku pada cowok cowok di kantin pojok untuk memperkenalkan Nissa pada mereka. “Tumben ngajak nongkrong di pinggiran kota. Ada apa dengan selatan?” ejek Obi. Semua tertawa. Memang kami tidak pernah main ke kawasan daerah Tangerang waktu itu. “Eh tapi Sumerrecon enak tau, food courtnya lengkap, ada live music juga jadi gak bosen” jawab Kendi yang memang memberi tahu mall itu padaku. “Pas sih kalo ajak Noni ke sini, kalo ada bakso apalagi” jawab Nino yang belum balikan dengan Noni waktu itu. “Ada Pret, kan gue bilang lengkap” jawab Kendi yang pernah manggung live band di sana. “Okeylah kalo gitu” jawab Nino. Kalo satu sudah mengiyakan, pasti yang lain ikutan setuju. “Eh tapi gue ajak Noni makan malam dulu sama keluarga gue. Baru gue sama Noni nyusul ya” k

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN