Kabur

1004 Kata

"Sayang ... buka pintunya!" seru Band Tan. Laki-laki ini sudah berdiri tepat di depan pintu kamar Tan. Berulang kali mengetuk pintu, namun tidak ada sahutan. Laki-laki ini juga tidak mendengar keributan apapun di dalam kamar Tan. "Kenapa handphone mati," ucap laki-laki ini. Ia masih berdiri di depan pintu kamar Tan. Laki-laki ini memegang handphone dan menuliskan beberapa chat untuk istrinya. "Sepertinya dia ketiduran, biasanya kalau tidur dia mematikan handphonenya. Salah ku juga datang ke sini, tapi tidak mengabarinya dulu. Gagal sudah mau memberikan surprise. Padahal aku ingin membuatnya bahagia dengan memberikan kado cincin berlian," ucap Band Tan. Ia sangat sayang dan tidak ingin mengganggu istirahat istrinya. Ia memang suami yang pengertian, meskipun tidak tinggal satu atap, Ba

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN