"Kurang ajar! Dasar babu," Tanisha menjambak rambut Surti. "Mba! Lepaskan saya," ucap Surti dengan memiringkan kepalanya. Ia mengikuti gerakan tangan Tanisha yang menarik rambut perempuan ini. "Mba, sabar! Tolong jangan seperti ini. Tolong maafkan Surti,'' pinta pak Bejo. "Eh, kalian tidak seharusnya berani sama orang kaya seperti gua!" ucap Tanisha dengan urat syaraf jidat yang mengeras. "Saya memang orang tidak berpunya, tidak seperti Mba yang kaya raya. Tapi, kamu tidak krisis etika. Saya pribadi mohon maaf apabila saya berani bersuara untuk menolong orang yang tidak Mbak perlakukan dengan baik. Surti itu manusia, Mba! Tidak seharusnya diperlukan seperti ini. Kita ini di sini untuk bekerja. Jadi, Mbak yang sebenarnya bukan majikan kami, itu tak berhak mengusir atau memecat kami," u

