Menuju Kamar Tan

1065 Kata

Oza tidak tahan melihat keributan di tempat ini. Sebagai sahabatnya Sag, ia tidak mungkin tega membiarkan Sag babak belur di hajar Band Tan. "Ini tidak bisa dibiarkan, Sag bisa mampus di tangan laki-laki itu, " ucap Oza. Laki-laki ini beranjak dari tempat persembunyiannya. Ia menghampiri Sag yang masih di dalam kamar Tan. Oza menyaksikan Sag terkapar di lantai. Darah segar keluar dari mulut laki-laki muda itu. Sementara Tan terduduk lemas di dekat sofa. Wanita ini menelungkup sembari menangis. Sedangkan Band Tan berdiri sambil bertolak pinggang. Sesekali juga Masih menendang tubuh Sag. Laki-laki ini terlihat brutal dan mengoceh untuk melampiaskan emosi. "Stop, Bang!" seru Oza. Laki-laki ini dengan cepat masuk ke kamar Tan. Oza menghampiri Band Tan tanpa memperdulikan Sag. Ia se

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN