Jatuh Tersungkur Di Bawah Kasur

1534 Kata

"Tanisha sayang, Ibu ini wanita yang berpikir dengan logika kuat. Tidak ada istilah manye-menye menggunakan perasaan. Jadi, beginilah aku apa adanya. Memang benar, kalau memang pada kenyataannya materi yang aku inginkan" ujar Zanitha. "Iya! Tidak perlu khawatir soal itu. Jangankan mengganti satu pintu ini, sepuluh pintu pun Tanisha bisa. Kalau perlu semua pintu di rumah Ibu juga Tanisha ganti biar Ibu tahu rasanya terpenjara," sahut Tanisha. "Penjara! Maksudnya gimana?" ia bertanya dengan heran. "Santai dulu, jangan tegang begitu, Bu!" ucap Tanisha untuk menenangkan calon mertuanya. "Habisnya Ibu bingung, kenapa jadi pintu kuat seperti dipenjara?" lanjut Zanitha dengan mengajukan pertanyaan. "Maksudnya Tanisha, jika pintu rumah Sag serta pintu rumah Ibu di sana bisa Tanisha ganti den

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN