Mertua

1200 Kata

Setelah hari yang melelahkan kini sudah saatnya untuk pulang. Tetapi saat Agni masuk ke dalam ruangan Kirana, wanita yang baru saja resmi menyandang gelar Nyonya Agni itu masih saja sibuk.   “Sepertinya aku salah menikahi seseorang. Seharusnya aku menikahi pengangguran dari pada wanita karier,” sindir Agni yang langsung duduk di sofa ruangan Kirana.   “Apa kau menyesali keputusan mu pak Agni?” tanya Kirana yang tetap tak berpaling dari lembara yang ada di depannya.   “Mungkin, kalau sekarang tak bisa memanjakan aku,” jawab Agni santai.   “Sayang sekali waktu anda menyesali keputusan itu sudah terlewat sangat jauh. Saya harap anda harus rela melihat pemandangan seperti saat ini. Karena anda harus puas menjadi suami kedua dari istri yang anda nikahi tadi pagi,” ucap Kirana memicingka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN