“Tumben bisa keluar malam-malam?” tanya Angga saat pertama melihat gadis yang ada di depannya tengah menenggak minuman memabukkan. “Gue sudah nikah bege,” jawab Eksha yang masihb sadar namun tidak seratus persen. “Jangan bercanda woe, gua tau lo baru kelas tiga SMA. Mana di kasih sama pihak sekolahan.” Angga mendorong pelan kening EKsha. “Apa yang gak bisa di lakuin keluarga Panji Agni? Semua masalah kelar hanya dengan sekali jentik.” benar kata Eksha, tak ada masalah besar bagi Panji Agni, seorang yang memiliki kekuasaan terbesar di kota itu. Kedatangannya kembali memimpin singa industri, membuatnya jauh lebih di hargai. Di tambah dengan Kaivan, suaminya juga merupakan eksekutif muda asuhan langsung Panji Agni. Sungguh tak ada kendala yang berarti bagi mereka, apalagi han

