Part 35: Curiga

1934 Kata

"Dipta." "Napa, Tante?" Dipta yang sedang asyik bermain game di tabnya segera beranjak berdiri saat mendengar suara tantenya di luar kamarnya. Dipta membuka pintunya dan melihat Freya berdiri di depan pintu kamarnya sambil mengusap perutnya yang sudah membesar. "Ada temanmu di ruang tamu, temui gih. Tante mau ke kamar," ujar Freya. Sengaja tidak menyuruh pembantu rumahnya karena ia sekalian menuju kamarnya yang tak jauh jaraknya dari kamarnya Dipta. "Jessi?" Dipta membungkukkan tubuhnya dan mengusap perut tantenya. Ia tidak sabar pula menunggu kelahiran si bungsu keluarga Garrick. "Sama ada Anya juga." "Oke, Tan. Dede jadinya cowok apa cewek?" tanya Dipta yang sudah menegakkan tubuhnya dan menatap tantenya yang tersenyum.. "Belum periksa lagi, besok mungkin." "Habis berantem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN