Part 25: Gang

3273 Kata

"Beneran kakek lo tadi, wah bismilah uang sekoper terbang ke rumah gue haha." Balder terkekeh pelan. Mereka tengah berada di pinggir jalan dan menikmati suasana malam yang cukup ramai karena ada bazar. Padahal Balder baru saja sembuh dari sakitnya, bukan malah istirahat tapi keluyuran terlebih dahulu. "Gue cuman bilang aja ke lo kalau manggil gue pakai nama asli itu hati-hati terutama juga di depan adik lo." "Siap, semoga gue bisa fokus." "Kalau bisa panggil gue Abra aja dah." "Bagusan Felix sih, nama asli lo itu." "Iya gue juga mengaku nama asli gue bagus tapi gue takut identitas gue itu terbongkar." Felix merasa cemas kalau identitasnya yang selama ini disembunyikan begitu rapih terbongkar dengan mudahnya. "Kalau lo takut, identitas lo terbongkar terus ngapain lo lari ngejar ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN