BAB 83 - Mendapatkan Restu

2922 Kata

Farid menutup rapat pintu rumahnya dari Sabda, Dia memutuskan untuk tidak mengubris ucapan pria tersebut. Dia juga tidak peduli jika Sabda akan menunggu Tanisha di depan rumahnya. Farid masih berdiri di balik pintu, Ia teringat ucapan Egar, tapi dia belum bisa berpikir jernih untuk saat ini. Di sisi lain Sabda berteriak dari balik pintu luar rumah Farid. "Gua bakal Terus nungguin Icha sampai lu restuin hubungan gua sama dia!" teriak Sabda dari luar rumah Farid. Farid membuang napasnya kasar, dia melangkahkan kakinya masuk ke dalam rumahnya. Farid menaiki anak tangga rumahnya, dia melihat pintu kamar Tanisha yang tertutup rapat. Dia ingin mengetuk pintu itu, tapi Farid mengurungkan niatnya. Lebih baik dia membiarkan Tanisha dulu. "Maafkan papah Cha..." Farid masuk ke dalam kamarnya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN