Setelah sekian lama akhirnya Ansell kembali ke Spanyol. Kota kelahirannya, tempatnya dibesarkan, dan dilahirkan. Kota yang sangat di rindukannya dan bisa kembali pulang setelah 10 tahun dia berada di New York. Bukan keinginannya berada jauh dari kota tempatnya dibesarkan dan juga jauh dari Liana, mamanya. Akan tetapi demi menghindari perebutan siapa yang lebih berhak memimpin Philip Company di Spanyol. "Mama," ujar Ansell melihat Liana. "Anakku yang hilang, akhirnya kamu kembali pulang nak," ujar Liana memeluk putra semata wayangnya. Ansell merasa sangat bahagia dan lega, walau bagaimana pun kota Spanyol adalah tempat dia dilahirkan. "Nak, kamu temani Mama ya," ujar Liana. "Kemana Ma?" "Menghadiri pesta keluarga Vezcez." "Iya Ma." Setelah beramah tamah dengan tuan rumah, Ansell mem

