Vanessa memoleskan lipstik warna merah cabai di bibirnya. Bibirnya yang penuh tampak begitu menggoda, tak ketinggalan pula menaburkan bedak padat yang disapukan di wajahnya agar terlihat tampil cantik mempesona, tanpa satu pun noda yang terlihat. Sehingga penampilannya sempurna. Dia membuka lemari pakaiannya. Sibuk memilih dress yang terbuka, menggoda, dan seksi agar lekukan - lekukan tubuhnya bisa membuat Dean b*******h dengannya. Tapi dalam seketika dia baru menyadari kalau ini hanya makan siang. Akan terlihat terlalu berlebihan jika dia mengenakan gaun panjang berbelahan d**a rendah saat makan siang. Akan berbeda kalau makan malam yang tentu akan lebih intim dan romantis. “Aku pakai baju apa yaa.” Matanya terus mencari dress yang sesuai untuk makan siang bersama Dean agar tidak mema

