Dean berjalan perlahan menaiki anak tangga satu persatu. Merasa ragu untuk menuju ke kamarnya. Akankah Keira bisa merasakan perasaannya? Akankah Keira mengerti kalau dia hanya ingin bersama wanita yang dicintainya? Akhirnya Dean tiba juga di depan pintu kamar. Entah mengapa jarak yang begitu dekat menjadi terasa jauh. Dengan menghela napasnya dengan berat, menghembuskan napasnya berkali - kali. “Masuk ga yaa,” ucapnya ragu sambil menatap pintu. “Tapi kalau ga masuk nanti Keira makin cemburu lagi. Aduuh si Kris ini, coba ga mengatakan yang aneh - aneh pasti ga akan begini. Aku harus berpura - pura ga tau apapun ajalah dari pada salah bicara." "Aduuh jadi makin galau kan aku. Aku harus berjuang dengan semangat. Saatnya aku berhenti berpuasa. Hari ini aku harus mendapatkan apa yang s

