Aku menatap keluar jendela berwarna putih tanpa sengaja melihat beberapa gadis seusiaku sedang asyik bercengkrama dengan teman-temannya. Ingin rasanya seperti mereka yang begitu menikmati hidup. Seandainya aku bisa seperti mereka tentu aku juga akan sama. “Sudahlah Oliv. Percuma kamu melihat mereka,” ujar Claudia. Aku tersenyum miris. Perkataan Claudia, teman kerja ku di kios bunga membuat ku sadar pada kenyataan hidup. Seandainya, aku anak orang kaya seperti mereka pasti berbeda. Tapi mau bagaimana lagi ini lah hidup terkadang tak seindah bayangan apa lagi Drama Korea atau novel yang sering aku tonton dan baca sepulang bekerja di mini market. “Sekarang sudah jam 2 siang saatnya kamu pulang dan pindah shift kerja,” ucap Claudia lagi. “Iya,” jawabku tanpa semangat. Tanpa terasa aku sud

