111

2354 Kata

Setelah melepaskan kepergian Dean di bandara. Mereka pun akan segera kembali pulang. “Kei. Kamu tidur aja di rumah Ayah,” ucap Rudi. “Iya Kei dari pada di rumah sendirian. Udah di rumah Pak Rudi aja. Besok Papa dan Pak Rudi mau mancing lagi,” ucap Arman. “Iya. Aku juga malas di rumah ga ada orang. Mending aku beberapa hari istirahat di rumah Ayah deh," ucap Keira. “Nah gitu dong. Papa dan Mama juga setelah beberapa hari di sini mau pulang dulu ke rumah Surabaya. Kasian rumah Mama nanti bisa kabur kalau terlalu lama ditinggal,” ujar Rosanna. “Memangnya rumah kita di Surabaya ada kakinya pakai kabur segala.” Keira mencibirkan bibirnya. “Ada tuh kakinya Papamu. Selalu saja mau kabur kalau lihat janda cantik bahenol sebelah rumah,” ucap Rosanna melirik Arman. “Lah iki. Kalau wis kumat c

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN