Enam tahun kemudian... Seorang ibu tengah sibuk memperhatikan kedua buah hati kembarnya yang tengah berlari kesana-kemari di taman. Sesekali ia bertetiak kepada kedua putranya yang bisa saja terjatuh saat berlarian, membuat seorang ibu begitu was-was melihat anak-anaknya terlalu aktif saat bermain. "Ghaza, Ghoza, pelan-pelan sayang larinya," teriak Lenka kepada kedua putra kembarnta yang berusia sekitar lima tahun itu. Lenka menghela napas saat kedua anaknya menghiraukannya. Terlalu asik bermain sehingga teriakan dari sang ibu tercinta diabaikan. "Aduh!" Lenka melotot saat melihat Ghaza selaku adik dari Ghoza yang berselisih lima menit itu terjatuh dan menangis. Segera Lenka menghampiri kedua putranya dengan perasaan khawatir yang berlebih. "Astaga, sayang. Kamu nggak apa-apa,
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


