Satu tahun kemudian... Hari ini, hari yang paling bahagia bagi Lenka. Hari yang paling ia tunggu-tunggu akhirnya tiba. Hari di mana ia benar-benar sah menjadi milik orang yang sangat ia cinta. Lenka menatap dirinya dipantulan cermin meja rias kamarnya. Di belakang, terlihat Mamanya sedang merapikan rambutnya dan mengelusnya penuh kasih sayang. Lenka sangat menikmati sentuhan lembut dari Mamanya. Mungkin, mulai dari hari ini, ia akan jarang mendapatkan perlakuan seperti ini lagi dari Mamanya. Pasti Lenka sangat merindukan itu semua. "Cie yang mau nikah." Lenka melihat pantulan seseorang di cermin berdiri di ambang pintu. Segera Lenka menoleh ke belakang. Lenka tersenyum lebar. "Abangg!!!" teriak Lenka. Ia beranjak dari duduknya dan berlari kecil untuk menghampiri Abangnya. Mengingat

