“Enggak Pa, aku baik-baik aja. Papa mau pulang?” tanya Gerald. “Iya, Mama sudah telepon tadi. Gimana kabar Aline? Dia sudah sembuh? Papa salut sama kamu bertanggung jawab dengan dia.” Gerald memasukkan kedua tangannya ke dalam saku, hawa dingin mulai menyergap dirinya. Dia kembali melihat ke ruangan, Aline masih bermain dengan Brama. “Dia sudah tidak lagi berhalusinasi Pa, dan luka jahitannya juga sudah mulai mengering.” “Baguslah, tapi satu hal yang Papa minta ya Ger, jangan sampai kamu melibatkan perasaan atas tanggung jawab kamu.” Gerald seketika mematung mendengar ucapan papanya, secara halus papanya mengatakan ‘Jangan jatuh cinta dengan Aline.’ Gerald hanya bisa mengangguk dan tersenyum kecil menanggapi papanya. “Yasudah kalau kamu mengerti, kamu nanti pulang ke apartemen?” ta

