BACAAA! **** Sehari, Dua hari, Tiga hari, Sampailah seminggu, Maudy menjadi tawanan Jefry di apartemennya yang mewah. Setiap hari, Maudy mendapat siksaan pedih dari Jefry, bahkan tanpa lelah Jefry selalu memperkosa Maudy dengan kasar tak perduli dengan tangisannya di sela kenikmatan yang didaki oleh Jefry. Tak punya hatikah Jefry? Bullshit, Jefry tak perduli dengan kata itu. Baginya kini, Jefry benar-benar sangat membenci Maudy sepenuh hati. Jika bukan karena ulah piciknya, pasti saat ini dia sudah menikahi Gisell dan hidup bahagia. Tapi semuanya hancur, jangankan menikah, Jefry malah terbakar sakit hati karena penolakan Gisell akan cintanya hingga berujung keputusan untuk memperkosanya dengan kejam. Alih-alih memperkosanya agar Gisell hamil dan tak bisa lari darinya, kejadian mengen

