MAP 11

1001 Kata

Asya tersadar kalau dia tidak boleh ketahuan oleh tunangan Athar. Dengan diam Asya melangkah pergi dari sana. Sita yang terus memandangi Asya juga mengikuti Asya di belakangnya. Athar menatap Asya yang pergi dari sana. Entah kenapa rasanya hati Athar tidak nyaman melihat itu. Athar perlahan melerai pelukan Amira. “apa kau tak merindukanku? Aku sengaja datang kesini untuk memberimu kejutan” ucap Amira menatap aneh pada Athar yang tak semangat membalas pelukannya. “apa? oh t-tentu saja aku rindu” jawab Pangeran Athar sedikit gugup. “Aku hanya terkejut kamu tiba-tiba ada disini. Bukankah tadi sore kamu bilang ada acara penting?!” Tanya Athar sembari merangkul pundak Amira berjalan menuju ruang keluarga. “aku berbohong karena aku ingin memberimu kejutan dengan kedatanganku. tadinya aku su

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN