Nafsu makan Asya pagi ini benar-benar meningkat. Wajahnya berseri menatap makanan di meja itu. Di depan Asya tersaji ayam bumbu laos, telor balado, cah kangkung, dan juga beberapa makanan Indonesia yang lain. Rasanya Asya ingin memakan semua makanan yang ada di situ. Berbeda dengan beberapa hari lalu saat nafsu makannya hilang. Bahkan makanan yang bisa dia telan pasti akan keluar lagi setelah beberapa saat. Bima tersenyum melihat Asya yang terlihat senang dengan makanannya. Asya yang merasa di tatap terus menerus reflek mendogak pada Bima dengan mulut yang penuh dengan makanan. Asya segera menelan makanan di dalam mulut. "eh. Maaf Pak saya makan banyak banget ya. Hehe.. kayak udah lama nggak ketemu makanan Negara sendiri" ucap Asya sambil nyengir malu. "ini semua di siapkan memang bu

