Sebelumnya dia baik-baik saja, tetapi karena suatu alasan, perutnya tiba-tiba mulai sakit. Beberapa saat masih bisa ditahan, masih ikut melangsungkan makan malam bersama yang lain. Upaya tersebut tidak berlangsung lama karena memang rasa sakit luar biasa memaksa gadis tersebut menjauh dari rombongan. Bee berjongkok dengan kepala tersembunyi di antara lutut, ada rasa sakit yang menggeliat. Alis gadis itu berkerut, sementara satu tangan menekan perut, dan lainnya mengepal erat. Jelas ia tengah kesakitan sekarang, seorang diri di samping bangunan. Bee berharap rasa yang melilit tersebut akan berlangsung sebentar, siapa tahu akan segera menghilang jika diabaikan. Namun, malah semakin parah sehingga dan membuatnya agak sulit untuk bernapas. Kaki gadis itu pun melemah, sulit digerakkan. Yang

