47

1134 Kata

Mas Radit membayar tagihan makanan yang bahkan belum selesai kami makan lalu menarik tanganku dan mengajakku pergi dari tempat itu. Betapa malunya karena semua orang-orang melihat kami, mereka menatap dengan tatapan penuh pertanyaan dan kekhawatiran. Mas Indra masih tergolek di lantai, berusaha bangkit selagi aku dan Mas Radit melewatinya. Baru lima langkah kami berjalan, tiba tiba ia berteriak dan bangun cepat, lalu menyerang. Ia menyerang dengan tinjuan yang siap ia layangkan ke wajah Mas Radit. Tapi sayang, belumlah sampai tujuan itu tiba-tiba Mas Radit langsung mencekal tangan mas Indra lalu membeli intinya dan mendorong pria itu hingga tersungkur dan menabrak menabrak meja bar, kepalanya terbentur, badannya juga mengenai kursi bar dengan keras, benda benda itu terjatuh, seiringnya d

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN