Malam itu, jalanan masih basah sehabis hujan. Air yang tumpah begitu banyak dari langit baru saja terhenti, menyisakan jalanan becek bersama dengan banyak orang masih mengenakan jas hujannya, atau repot membawa payung di tangannya. Namun yang dilakukan Rindang hanya menatap jalanan dari kaca yang berembun di luar karena air hujan, segelas coklat hangat masih tersisa setengah di atas mejanya. Juga seorang pria yang sedari tadi sibuk mengambil es batu dari dasar gelasnya. Padahal cuaca masih dingin, padahal dia adalah orang yang seharusnya menjaga kondisi tubuhnya. Namun Awan tidak melakukan itu. Di saat Rindang memesan minuman hangat, pria itu malah ngotot memesan ice milk green tea. Dengan banyak es batu yang kemudian dia kunyah tanpa beban saat cairan di dalam gelasnya sudah habis. "A

