Berbeda dengan harapan Awan yang menyangka Rindang dapat memahami perasaan Prabu dan masalah yang sedang pria itu hadapi dengan Anjeli, kenyataannya Rindang malah merasa kesal saat mendengarkan cerita dari sisi Anjeli. Bahkan sejak tadi Rindang rasanya ingin sekali menyusul Prabu dan Awan kemudian menghajar Prabu yang berani-beraninya mencium gadis lain hanya sehari setelah resmi berpacaran dengan Anjeli. "Gue dari awal tuh tahu banget kalau cewek itu suka sama Prabu, tapi gue pikir Prabu enggak suka sama dia dan cuma bantu dia karena dia anak tingkat satu. Tapi siapa yang nyangka kalau mereka bahkan berani ciuman di dalam ruangan BEM pagi-pagi?" Rindang mengangguk dengan dengusan kasar. "Iya, walaupun Prabu bilang kalau Alisa duluan yang nyium dia, harusnya kan dia langsung dorong Ali

