Awan sangat yakin jika tubuhnya masih baik-baik saja kemarin meskipun harus mengangakt beban bera berupa besi penyangga untuk stand, bahkan dia masih biasa saja saat bersama dengan yang lainnya membangun stand mereka. Tapi pagi ini ketika dia bangun dari tidur, kepalanya terasa begitu berat, pusing dan perutnya sesekali mual. Dia pikir itu hanya karena dirinya yang mandi di subuh hari dengan air dingin sehingga tubuhnya merasa kaget, tapi kepalanya masih terasa pusing bahkan setelah dia menghangatkan diri dengan segelas s**u coklat hangat yang dibuatkan oleh Bundanya. "Kamu sakit ya?" Kepala Awan langsung mendongak ke arah ibunya saat wanita cantik itu datang dengan membawakan bubur ayam buatannya untuk sarapan Awan. "Enggak kok, Bun. Mungkin karena kemarin Awan abis angkat-angkat besi

