rayen hidup di klan yang sangat ganas,
ayahnya menjadi lebih jahat dan brutal membunuh manusia setelah ibunya terkena panah oleh seorang pemburuh,
ayah rayen lalu bersumpah sejak saat itu, jika dia memiliki kesempatan menjadi ketua,
maka dia akan mengajarkan anak dan klan nya membunuh tanpa ampun,.
benar saja,
sepuluh tahun dia berlatih agar bisa merebut posisi menjadi ketua, dia lalu menetapkan apa yang menjadi sumpahnya di masa lalu.
tapi rayen sedikit berbeda,
dia miliki sedikit sifat lemah lembut dari ibunya,
meski begitu, dari awal belajar berburu rayen sudah tidak terhitung jumlahnya, membunuh manusia.
tapi hari ini, melihat wanita itu dengan penampilannya yang kasihan, dia juga tahu bahwa wanita itu sedang teraniaya.
beberapa saat kemudian hujan sudah berhenti, dan Tio kini menjadi menyesal telah menyuruh yuni untuk pergi dari sana,
"ada apa dengan aku, mengapa membiarkan wanitaku pergi? " gumam Tio yang menjadi menyesal.
Tio lalu bergegas keluar menyusuri arah yuni berjalan tadi, dia tidak lupa membawa dengan senjata andalannya.
Tio sudah sering bertemu dengan beberapa ekor serigala di area itu,
dia bahkan sudah membunuh tiga ekor serigala selama ia keluar masuk hutan.
Tio sudah menjadi incaran para serigala karena kemampuan menembaknya tidak di ragukan lagi, lelaki sangat hebat ketika menggunakan senjata.
rayen sudah beberapa kali menyamar menjadi manusia biasa masuk kedalam kampung tempat Tio tinggal, tapi hasilnya dia selalu tidak dapat menemukan Tio dengan mudah.
Tio belum tahu jika di tempat ia tinggal saat ini sangat banyak manusia serigala,
dan dirinya adalah sasaran utama mereka.
Tio berjalan sudah sedikit jauh dari pondok yang ia tinggali,
dalam beberapa menit dia lalu mendengar ada suara lolongan serigala,
entah dari mana lelaki muncul tiba-tiba bertanya pada Tio.
" tuan sedang apa? mencari sesuatu atau sedang berburu" tanya lelaki itu,
Tio sempat kaget karena pertanyaan yang tiba-tiba itu,
" aku sedang mencari kekasihku, dia sedang tidak sehat, karena kami sedang bertengkar maka.. . dia kabur kedalam hutan ini karena sangat tidak dapat menahan. . . emosinya "
jawab Tio dengan gelagapan,
lelaki yang mendengar itu tentu tidak percaya,
dia hanya mengangguk dan berkata " kamu harus segera menemukannya, di sini tempat yang tidak aman, apalagi dia adalah seorang wanita" jawab lelaki itu kemudian pergi dari sana meninggalkan Tio sendiri,
siapa sangka, yang berbicara dengan Tio tadi adalah ketua ayah dari rayen,
setelah meninggalkan Tio, ayah rayen bergegas menuju tempat klannya berkumpul,
" kalian harus menemukan seorang wanita yang sedang tersesat di hutan ini,
wanita ini adalah kekasih dari manusia yang telah membunuh tiga saudara kita beberapa bulan lalu, cari wanita itu tapi jangan membunuhnya bawa dia padaku hidup- hidup" kata ayah rayen,
membuat pengumuman.
rayen yang mendengar itu sedikit berfikir, apakah yang di maksud oleh ayahnya adalah yuni?
ah itu tidaklah mungkin.