Bab 11 Akhirnya

1180 Kata

Bab 11 Akhirnya Tari langsung menjauhkan wajahnya saat embusan napas sang suami terasa di kulitnya. “A–apa, Mas?” “Sudah, lupakan!” Abi mengubah posisinya menjadi berbaring membelakangi sang istri. Sesungguhnya dia tidak mengerti kenapa bisa berkata seperti itu. Hanya saja dia tidak suka melihat raut terluka di wajah Tari, meskipun wanita itu tersenyum. “Kalau, Mas memang menginginkan hal itu aku—“ “Aku bilang lupakan, Tari! Lagi pula gimana caranya kita melakukan itu? Sedangkan ketika tadi aku mengajakmu, wajahmu sudah ketakutan seperti itu.” Sang istri menunduk mendengar kalimat suaminya, dia menggigit bibir mungilnya untuk menahan rasa sesak yang ada. “Maaf, Mas.” “Tidurlah!” Pergerakan di sampingnya, membuat Abi tahu kalau Tari menuruti perintahnya. Namun, sekarang pria itu men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN