Bab 26 Kekecewaan Tari “Mas!” Tari segera menarik tangan suaminya. “Jangan, Mas. Istighfar.” Mengusap punggung suaminya, dia bermaksud menenangkan Abi. Abi menoleh pada istrinya yang menggeleng lemah. Raut ketakutan terlihat jelas di sana. Hal itu membuat Abi merasa kesal. Apakah Tari takut dia melukai mantan suaminya? Pikiran itu terbesit di otaknya. Membuang jauh pikiran tidak masuk akalnya, Abi kembali menatap Dipta yang berdiri dengan tenang. “Ini peringatan terakhir saya, segeralah pergi atau saya akan bertindak lebih jauh lagi.” “Tidak, saya akan tetap di sini.” Dipta menatap datar pada Abi. Cukup! Abi tidak bisa lagi menahannya, dengan kuat dia pukul rahang pria di depannya. Membuat Dipta tersungkur, tapi itu tidak menghentikan Abi yang kembali memukuli pria itu. Gerakannya ter

