Zefran mulai terasa berat menjalani kehidupan yang dulunya sangat terasa ringan tanpa beban atau masalah. Namun kini untuk bernafas terasa sesak. Di depan mata, zefran akan menyaksikan orang yang zefran cintai menikah dengan orang lain dan lebih parahnya akan menjadi kakanya. Setapak demi setapak zefran berjalan pelan menuju aula resepsi pernikahan shayrin dan arfan. Kaki zefran terasa berat untuk melangkah masuk ke dalam. Dika menunggu di luar pintu aula. Dika sangat tau perasaan zefran. "Ayo acara akan di mulai."ucap dika saat melihat zefran. Zefran berusaha menguatkan dirinya sendiri untuk tetap hadir di acara pernikahan shayrin dan arfan. Zefran duduk di samping papahnya. Mamah zefran gak bisa hadir di acara pernikahan arfan. "Kalau gak kuat bisa pulang."ucap papah ben yang t

