"Ah, rasanya mustahil bisa mendekati Tuan Devdas, apalagi setelah kasus asisten pribadinya waktu itu, rasanya Tuan Devdas tidak memakai asisten pribadi lagi." "Kecuali wanita bercadar yang sering mengantar anak-anak itu, yang katanya asisten rumah tangganya. Apakah dia benar-benar asisten rumah tangga atau sebenarnya itu supaya tidak kelihatan bergonta-ganti partner?" "Nah, iya, iya, betul! Sepertinya begitu." Pembicaraan mereka menjadi semakin serius hingga Kepala Sekolah menegur mereka. "Apa yang kalian bahas ini? Sudah, sudah, Tuan Devdas sudah pergi. Cepat kembali bekerja. Kalian dengar sendiri tadi, Tuan Devdas menghargai pekerjaan kita. Memalukan sekali kalau kalian ternyata malah sibuk menggunjingkan kehidupan pribadi dia. Bubar! Bubar!" Para wanita itu pun membubarkan diri samb

