Riana memperhatikan Andra tengah bobok nyenyak di atas kasur setelah lelah membuat ibunya cukup kerepotan karena terus menangis dan rewel. Walau terkadang rasa capek menyerang namun Riana tak pernah mengeluh. "Andra bobok jangan lama-lama ya biar nanti malam gak begadang." Dia mengusap rambut sang anak yang kian tumbuh lebat. Wanita itu turun dari tempat tidur kemudian mengambil sebuah kotak dibungkus kertas kado yang tadi pagi tergeletak di atas meja riasnya. Riana duduk di sofa lalu membuka secara perlahan bungkusan tersebut. Buku? Ya ada sebuah buku di dalamnya dengan judul FOR MY LOVE. FOR MY LOVE Hari pernikahan kita merupakan momen tersakral dan bersejarah untukku. Di mana aku sudah resmi terikat denganmu di mata Tuhan, sayang. Aku memiliki tanggung jawab yang begitu besar baik

