"Bagaimana bisa ia mengatakan belum siap untuk menikah, apakah dia berniat untuk mempermainkan Arin?" "Memangnya apa yang belum siap? Bukankah 6 bulan sudah cukup untuk saling mengenal?" "Kenapa juga Arin harus jatuh cinta pada pria tidak memiliki pendirian seperti dia." Julian menggaruk tengkuknya yang tidak gatal melihat istrinya berjalan kesana kemari di depan jendela kamar mereka sembari terus mengoceh. Dia tidak sedang memarahi Julian, tapi mendengar nada bicaranya serta wajah kesalnya saat bercerita membuat Julian merasa bahwa dirinyalah disini yang bersalah. Julian tidak ada pilihan lain selain membiarkan Erika melampiaskan rasa kesalnya setelah bertemu Arin tadi. Sepertinya Arin bercerita banyak padanya. "Sayang, kemarilah." Julian membuka tangannya memanggil Erika agar mengham

