Erika menatap tanpa minat gaun pengantin yang padahal terlihat sangat indah dan mewah di hadapannya. Ia sama sekali tidak terkesan meskipun Mark sudah menyiapkan gaun pengantin terbaik itu. Ia hanya duduk di sofa empuk saat sang desainer menjelaskan detail dari gaunnya. Tidak ada yang begitu menarik untuk ia dengarkan. Baginya pernikah ini sama sekali tidak berarti. Sebenarnya Erika tidak ingin ikut dalam fitting gaun pengantin ini bersama Mark. Namun Mark terus memaksa hingga Erika benar-benar merasa jengah. "Baiklah, Tuan dan Nona bisa mencoba pakaiannya sekarang. Saya akan membantu Nona untuk memakainya." Tanpa mengatakan apapun Erika bangkit dari duduknya dan langsung berlalu ke ruang ganti. Wajahnya ditekuk masam membuat sang desainer merasa heran. Baru kali ini kliennya terlihat tid

