*** Bagi Lin merayu Faldo mala mini adalah kesempatan baginya. Oleh karena itu ketika sampai di apartemennya, Lin langsung saja mengajak Faldo turun untuk setidaknya minum teh atau kopi di sana. “Do, mampir dulu ya? Sekalian gue buatin teh atau kopi gitu sebagai ucapan terima kasih karena kamu antarin aku pulang malam ini,” Namun, respon Faldo tentu saja menggelengkan kepalanya. Kalau saja Sera yang mengajaknya mampir, tentu ia tidak akan menolak. Namun, ini adalah Kerlin yang bagi Faldo saat ini adalah pengganggu. Mana sudi ia diajak mampir segala, yang ada nanti Lin akan semakin berulah. “Kok nggak mau? Iyain aja kenapa Do?” Lin terlihat merengut setelah melihat respon dari lelaki yang telah membuatnya naksir berat itu. Tck! Faldo mendecakan lidahnya lantaran sebal pada sikap L

