“Lo tahu ngga artis baru lo udah nyari masalah sama wartawan!” Galih tiba – tiba datang ke ruangannya tanpa mengetuk. Mata Jagad yang semula sedang meneliti berkas budget plan yang akan ia setujui sekarang beralih pada temannya itu. “Siapa maksud lo?” “Si Vini! Film kita belum kelar tapi dia udah bikin statement ngga jelas.” Jagad menghela napas karena urusan itu bukan sesuatu yang harusnya ia pusingkan. Dia tidak mempunyai hak untuk mengatur talent yang sedang bermain di dalam projek filmnya. Dia bukan pemilik agency dan tidak seharusnya mengurus hal – hal tersebut. Tapi sedikit banyak, kelakuan para talent akan berpengaruh terhadap film – film yang sedang ia garap bersama mereka. Belum lagi pikirannya terbagi antara Kaila dan Sofia. Ia jelas tidak ingin mengecewakan Sofia namun mele

