Fajar POV Fajar memasuki ruang kerja yang dipakai bersama Bayu, sepulangnya dari kantor Raya tadi. Posisinya memang sudah resmi menggantikan Bayu menjadi presiden direktur Prama Galangan, perusahaan konstruksi kapal kakeknya yang sekarang milik mereka, tapi sepupunya itu masih di Batam dalam beberapa minggu ke depan. Bayu beralasan ia ingin memastikan serah terima kerjaannya semua selesai dengan baik dan Fajar bisa bekerja tanpa ada masalah, tapi Fajar tahu lelaki tambun itu sebenarnya masih ingin merecokinya. “Kok pulang dari kantor Raya, tampang lo masih ngeselin aja sih?” Benar kan, baru saja ia duduk di kursi, Bayu sudah bertanya penasaran. “Emang tadi Raya bilang apa?” “Nggak bilang apa-apa, gue belum ketemu dia. Dia masih cuti. Gue malah ketemu mantannya Raya di kantornya.” “M

