Part 40 Pulang

1384 Kata

Hari ini aku kembali mengantarkan Kia ke Bandung. Setelah kemarin dia menemaniku ke acara pernikahan Kemal dan juga melangsungkan lamaran kami berdua. Aku merasa begitu bahagia dan selalu ingin tersenyum setiap kali mengingat bahwa Kia sudah resmi menjadi calon istriku, pendamping hidupku dan menjadi calon ibu dari anak-anakku. Tak ada yang lebih dari bahagia dari pada semua ini. Rasanya masih seperti mimpi saat aku yang dulu merasa ingin menyerah dengan hidupku karena telah kehilangan gadis yang aku cintai, saat itu Tuhan menghadirkan Kia dalam hidupku, gadis yang bahkan tak pernah aku bayangkan sebelumnya. Kia, gadis itu bahkan saat pertama kali aku melihatnya, aku hanya mengenal dia sebagai seorang karyawan di cafe milik Kemal dan semua itu aku anggap sebagai sebuah takdir dari Tuhan.

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN