Ojol 54. Meminta maaf untuk kesalahan yang sama sekali tidak dia perbuat tentu saja hal yang sulit di lakukan, apalagi gengsi seolah mengalahkan segalanya, tapi tidak untuk Jojo, dia lebih memilih untuk merendah dari pada harus terus-terusan saling diam dengan sang kakak. Di saat seperti itu. Memang Jojo yang paling sering merendah untuk meminta maaf. Seperti sekarang ini, Jojo menghela napas pelan, dia mengetuk pintu kamar kak Jaka dengan pelan. "Kak? Lo di dalam?" Tanya Jojo sembari mengetuk pintu itu lagi. "Ya!" "Gue masuk ya?" Tanya Jojo lagi, dia menghela napas pelan, hal semacam ini buka. Sekali dua kali dia lakukan, maka sebelum kak Jaka menjawab, Jojo sudah memutar tuas pintu di hadapannya dan mendorongnya pelan. "Lo lagi ngapain?" Tanya Jojo sembari mengintip ke dalam kamar

