Ojol 35 Gue tersenyum lebar saat Daisy datang dengan membawa nampan berisi minuman dan kue kering yang jelas di suguhkan untuk gue. Yah... setelah ketegangan tadi, kini gue bisa bernapas lega, setidaknya gue udah bisa melihat senyum Daisy dengan bebas walau hanya sebatas melihat tanpa bisa merasakan. Dih apaan dah, pikiran gue kenapa malah berlarian kemana-mana, coba. Mana ada senyuman bisa dirasakan, aneh banget perasaan, tapi ya setidaknya gue bisa melihat senyum itu tanpa takut-takut, tinggal memikirkan bagaimana caranya untuk gue bisa mendapatkan Daisy seutuhnya. "Gimana tadi?" Tanya Daisy sembari meletakan satu toples kue kering dan segelas kopi di hadapan gue. Dengan senyum yang masih mengambang dia memilih duduk, dengan memangku nampan tadi depan dadanya. "Nggak tau sih, tapi a

