Ojol 33 Sore menjelang, sebar dalam diri gue pun hak kunjung reda, gue masih memikirkan apa yang bakal gue katakan nanti, jujur gue nggak tau musti ngomong apa, dan bakal jawab apa kalo di kasi banyak pertanyaan nantinya. "Makan kok buat mainan si, Jo?" Gue mendongak seketika saat mendengar suara mamak menyambangi telinga gue, mamak berdiri menjulang di sisi kiri dengan tatapan tertuju kearah gue, yakin sih kelakuan gue memang aneh, kak Jaka yang makan bareng gue aja udah cabut, sedangkan gue masih asih memainkan sendok dan nasi di piring gue. Bukan nggak selera, gue cuma lagi kepikiran aja sama permintaan Daisy tadi. "Nggak enak sayurnya?" "Eh, enggak. Enak kok Mak." Gue panik dong saat mamak bilang gitu, bukan masalah sayur enak apa enggak, karena keahlian mamak dalam memasak tuh n

