Part 40

2007 Kata

Sorot mata Cia menatap Elgan dengan tajam. Tangannya yang barusan melayangkan tamparan di pipi Elgan terasa perih. Menunjukkan seberapa kencangnya ia menampar suaminya itu. Bersalahkah ia karena melakukannya? Tentu. Tapi persetan dengan dosa. Biarkan itu dihitung saat waktunya tiba nanti. Yang penting saat ini Cia harus menyalurkan kemarahan juga kesedihan yang ada di hatinya. Jika ditanya siapa yang telah membuatnya marah dan sedih, maka sudah pasti jawabannya 100% adalah Elgan. Suami tidak tau diuntung itu telah memberikan banyak goresan di hatinya. Melihat Elgan yang mengusap pipinya membuat Cia mengepalkan tangannya kuat. Ia tidak boleh merasa kasihan maupun bersalah, karena yang pantas merasakan itu adalah Elgan. Dirinya harus menerima balasan atas tindakannya dulu. "Jangan menyent

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN